Froggy akan berbagi tentang transportasi di kota München atau kalau dalam bahasa Inggris, namanya kota Munich hehehe... Sebenernya, macam alat transportasinya hampir samalah dengan transportasi di negara eropa lainnya, tapi sekarang.... fokus dulu di kota München yaaaa....
Betul, salah satu alat transportasinya adalah bis, tapi karena Froggy justru kelupaan ambil foto bis, kapan-kapan ditambahin ya foto bisnya ehehehe.....
Nah sekarang, alat transportasi kedua, adalah tram. Sama aja seperti bis, dia ada di jalan raya tapi pakai rel seperti kereta api. Nah, bentuknya seperti foto di bawah ini...
Salah satu tram di München
Selain tram, ada yang namanya U-bahn atau kereta bawah tanah, atau di negara lain disebutnya metro....
U-bahn atau metro
Lalu, bagaimana para penduduk yang tinggal di kota Münich mau ke kota terdekat dan sebaliknya, apalagi banyak penduduk yang bekerja di kota dekat Münich tapi tinggal di Münich, dan sebaliknya. Jangan khawatir...Disini ada juga kereta commuter yang namanya S-bahn. Kereta ini menghubungkan kota atau desa kecil yang ada di sekitar München, bahkan airport bisa dijangkau dengan S-bahn juga. Ada 8 lini kereta ini, jadi namanya dari S1 sampai S8, dimana masing-masing lini mempunyai rute sendiri. Inilah penampakannya...
S-bahn
Kalau alat transportasinya sudah, lalu bagaimana dengan tiketnya? Nah, tarifnya ini gampang, karena dengan satu tiket, kita bisa naik bis, tram, U-bahn dan S-bahn KECUALI beli tiket berdasarkan halte. Susah ini neranginnya, tapi secara kasarnya, misalnya cuman pengen naik dari halte A ke halte C, maka tiket berlaku untuk naik bisa atau tram atau S-bahn dari halte A ke halte C aja... agak susah ini neranginnya ihihihi, tapi intinya begitu hehe...maaf yaaaa....
Nah, untuk tiket lainnya, yang bisa dipakai segala jenis alat transportasi, akan dibagi berdasarkan:
1. Zona.... Nah, kita lihat foto di bawah ya. Ada 4 warna (agak burem sih), Putih yang paling tengah, itu Zona 1 alias hanya dalam kota München. Warna Hijau, adalah Zona 2 alias kota atau desa kecil yang paling dekat dengan kota München. Warna kuning adalah zona 3, lebih jauh lagi dari München, dan warna merah atau zona 4 adalah kota-kota terjauh dari München.
Nah, tarifnya nanti adalah khusus dalam kota aja, atau München XXL (dalam kota dan kota terdekat, jadinya Zona 1 dan 2), atau luar kota alias zona 2,3,4 atau total zona 1 sampai 4.
Terus, tiketnya bisa beli untuk
- Harian, berlaku satu hari penuh, dan ada 2 macam. Single dan partner. Kalau partner, tiket berlaku sampai maksimal 5 orang atau untuk anak-anak 6-14 tahun sejumlah 10 orang. Kalau anak umur 6-14 tahun, bayar separuh aja, dan anak sampai 6 tahun, gratis hehehe.... whuaaaa.... ribet ya jelasinnya ihihihi...
- Mingguan, berlaku satu minggu...
- Bulanan, berlaku satu bulan
Tarif berdasar zona
2. Berdasarkan Ringe atau cincin. Di dalam kota München sendiri, seperti gambar di bawah ini, dibagi lagi menjadi 4 cincin. Jadi, total semua ada 16 cincin, bila setiap zona dibagi 4 cincin. Jadi misalnya, tinggal di zona 2, tapi letaknya dekat sekali dengan kota München, bisa melihat letak kotanya masuk di cincin berapa. Anggaplah cincin 5, maka lebih baik beli tiket untuk area cincin 1 sampai cincin 5 saja. Nah, berdasar cincin ini, juga ada tiket mingguan dan bulanan....
Tarif berdasar Ringe atau cincin (contoh, cincin 1 - 4)
Jangan panik, kalau bingung, disetiap mesin penjual tiket, akan ada papan info zona, cincin dan tarif, seperti foto diatas dan foto tarif di bawah ini.
Eits, soal tarif.... masih belum selesai, ada 3 hal utama lagi. Untuk anak sekolah dan pelajar, untuk orang lanjut usia dan orang yang sering perginya diatas jam 9 siang, hargaya beda lagi.... lebih murah pastinya hehehehe....
Nah, dimana beli tiketnya? Bisa beli tiket online untuk yang pilih abonement, atau bisa beli di mesin jual tiket yang banyak tersedia di stasiun atau halte pemberhentian kereta atau bisa beli di bis dan di dalam tram. Tapi untuk U dan S-bahn, ngga bisa beli di dalam kereta, so harus beli dulu yaaaa.... karena kalau ada pemeriksaan dan tidak punya tiket, dendanya sebesar 40€.
Penampakan mesin penjua tiket
Layar monitor untuk milih jenis tiket yang diinginkan
Tempat pengambilan uang kembalian dan tiket
Tempat untuk memasukkan koin
Yang atas, untuk memasukkan kartu atm bila bayar dengan atm. Yang tengah untuk uang kertas, yang bawah untuk keluarnya uang kertas bila belum bisa terscan
Tombol untuk pin bila bayar dengan atm
Ini adalah contoh tiket harian partner. Ada tulisan kata gultig yang berarti "berlaku", jadi ngga perlu distempel. Froggy lupa tiket yang mana, kalau ngga salah... tiket untuk perjalan yang misal dari halte A ke halte C seperti yang Froggy tulis diatas, kudu di stempel. Yang jelas, ada dua tanda panah di kanan dan kiri atas, maka harus di stempel. Karena bila lupa stempel, dan ada pemeriksaan akan tetap kena denda, meskipun punya tiket.
Contoh tiket
Lalu, bagaimana mesin stempelnya? Inilah diaaaa...
So, begitulah sharing dari Froggy yang cukup membingungkan ehehehe.... untuk mengetahui lebih jelas tentang tarif, jadwal dan lain-lain, bisa dilihat di sini dan bisadiubah ke dalam bahasa Inggris bila mau....




































